Jumat, 18 Maret 2011

Kecanduan pornografi
                Film-film yang menunjukkan adegan vulgar atau lebih beken dengan sebutan film porno makin merajalela di sekitar kita. Bahkan kita bisa dengan mudah mendapatkannya di internet. Waduh, padahal pornografi itu bisa menimbulkan efek kecanduan , lho. Dan kabarnya dampak dari kecanduan itu lebih parah daripada kecanduan narkoba.

   Indonesia masuk top 5
·         Dalam situs www.antaranews.com ,pembicaraan dari Alliansi Selamatkan Anak Indonesia (ASA), Tatti Elmir, mengatakan bahwa dari data yang didapat ASA menyebutkan kalau rata-rata komsumen terbesar pornografi internet adalah kelompok 12-17 tahun.
·         Dari data Google Teen, selama enam tahun berturut-turut dari 2002-2007, Indonesia adalah peringkat ketiga pengakses kata “sex” di internet. Sejak 2008 sampai sekarang, Indonesia menempati urutan pertama pengakses kata “sex idol” di internet. Jadi, akses masyarakat Indonesia ke situs porno di internet cukup tinggi (memalukan!)
·         Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Elly Risman, ketua Yayasan Kita dan Buah Hati, terungkap kalau 98% remaja Indonesia pernah mengakses media pornografi. Data ini diperkuat dengan temuan lembaga Jejak Kaki Internet Protection yang mencatat 97% remaja usia 15-24 tahun pernah mengakses situs porno (lebih memalukan!)



Efek kecanduan
                Film porno bisa menyebabkan kecanduan? Iya banget! Pada 2004, dewan ahli sains dan psikologis di Amerika Serikat pernah menyampaikan kepada Senat tentang hasil penelitian pengaruh pornografi terhadap fungsi otak. Ternyata toxic atau racun dalam pornografi itu cara kerjanya sama dengan kokain dan zat adiktif lainnya.
                Robert Weiss, derektur Institut Pemulihab Seksual di Los Angles, dalam websitenya www.sexualrecovery.com memberikan beberapa gambaran tentang cara pornografi bisa menyebabkan efek candu bagi manusia. Saat melihat film porno, produksi zat dopain dan endorfin di dalam otak akan meningkat. Dalam kondisi normal, zat-zat ini akan sangat bermanfaat untuk membuat kita merasa senang. Tapi, dengan pornografi , otak akan mengalami hyper stinulating (rangsangan yang berlebihan) untuk menghasilkan zat-zat tersebut.
                Untuk mendapatkan kesenangan yang lebih lagi, akhirnya kita kembali memutar film porno berulang-ulang untuk m,erangsang ke otak kita memproduksi lebih banyak zat dopamin dan endorfin. Nah, kalau sudah begini artinya kitapun sudah kecanduan film porno. Jika terus dibiarkan, kita akan membutuhkan dosis pornografi yang lebih besar, seperti menonton film porno yang tidak wajar. Lebih bahaya lagi kalau kita sampai pada kondisi nggak puas dengan hanya menonton fiim porno, tapi ingin melakukan seks secara nyata.






                Kerusakan  yang dialami
Begitu mengalami kecanduan pornografi, sudah pasti akan ada kerusakan yang terjadi pada kita. Yaitu:


·         Otak
Hah?Memang bisa merusak dalam arti sebenarnya? Ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio,Amerika Serikat , Donald L. Hilton Jr,MDmengatakan bahwa kecanduan pornografi mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengeciil. Penyusutan otak ini disebabkan karena terlalu keras memproduksi zat dopamine.
                Itulah sebabnya pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak. Ini artinya lebih banyak daripada kerusakan yang diakibatkan kecanduan narkoba (tiga bagian otak) Dr. Mark B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA mengatakan kelima bagian otak yang rusak tersebut adalah orbito frontal, insula,accumbens,cingulate dan carebellum. Dampaknya kemampuan kita dalam perencanaan, analisa, penilaian, pemahaman, pengambilan keputusan dan mengendalikan emosi akan berkurang drastis. Wow!

·         Prilaku
                Berkurangnya fungsi beberapa bagian otak ini tentu saja mempengaruhi prilaku kita. Menurut Mary Anne Laydenn. PhD, psikolog dari Universitas Pennsylvania, AS kecanduan pornografi bisa mengakibatkan tercabutnya norma dan sosial kontrol seseorang. Seperti hilangnya rasa hormat pada orang tua dan lawan jenis, melanggar aturan, dan tidak bisa memiliki komitmen.
                Pecandu pornografi juga akan mengalami masalah dalam hubungn seksual. Yang paling sering dialami remaja adalah melakukan seks bebas sebelum waktunya. Jane Brown, ilmuwan dari Universitas North Carolina, Amerika Serikat mengatakan bahwa  pornografi di Amerika Serikat telah menyebabkan tingkat kehamilan luar nikah dan penyebaran penyakit menular seksual (PMS) di Amerika Serikat lebih tinggi di bandingkan dengan negara-negara maju lainnya.


                BIAR NGGAK TERJANGKIT “VIRUS” FILM PORNO
                                Gimana , ya, caranya supaya kita bebas dari kecanduan pornografi ini? Coba deh beberapa cara berikut:
1.       Amankan komputer kita dengan sistem yang bisa memblokir situs tentang pornografi. Agar nggak ada lagi kiriman-kiriman video porno.
2.       Pindahkan komputer atau DVD Player ke ruangan umum dirumah selain kamar tidur, seperti ruang keluarga. Jadi orang tua bisa mengawasi kegiatan kita di dunia maya atau menonton film
3.       Memperbanyak kegiatan positif adalah cara yang paling efektif untuk mencegah pikiran kita menghela ke hal-hal yang berbau pornografi.
4.       Langsung menjauh saat ada teman-teman kita yang mengakses film porno di segala media

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...