Senin, 28 Februari 2011

PERAN ORGANISASI SEKOLAH DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP


Pendahuluan

  • Upaya pelestarian lingkungan hidup adalah segala daya upaya manusia untuk melestarikan lingkungan dimana dia hidup. Upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk menjamin kelangsungan hidup manusia itu sendiri, sebagai amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, dalam peran manusia sebagai pemimpin di dunia, yang tentunya harus mengelola alam secara bijaksanan dan bertanggung jawab.
  • Sebuah kabar yang sangat menarik, berjudul Tahun Ajaran Baru, Kurikulum Baru. Dalam berita itu, tersebutkan bahwa Dinas Diknas Manado akan mengembangkan kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup sebagai mata pelajaran muatan lokal di Kota Manado yang diharapkan mulai diterapkan di sekolah-sekolah pada tahun ajaran depan.
  • Bila pernyataan ini betul-betul direalisasikan, maka menjadi langkah sangat maju bagi perkembangan dunia pendidikan di satu sisi dan pengelolaan lingkungan hidup di sisi yang lain. Sebab sebetulnya pendidikan dan pengelolaan lingkungan hidup merupakan dua komponen yang sangat berhubungan.
  • Pendidikan sebagai salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia, dimana dengan pendidikan maka pengetahuan dan karakter manusia terbentuk. Pendidikan pada dasarnya adalah proses pengenalan, pemahaman, dan penghayatan nilai-nilai kehidupan termasuk di dalamnya pengelolaan lingkungan hidup. Dan pengelolaan lingkungan hidup akan menjadi efektif bila didasarkan pada proses pendidikan yang benar.
  • Dalam lingkungan pendidikan khususnya di sekolah terdapat kelompok-kelompok yang bergabung dalam organisasi-organisasi sekolah. Organisasi sekolah ini didirikan sebagai wadah siswa untuk berkomunikasi, berinteraksi, berapresiasi dan berprestasi, dalam kerangka pembelajaran hidup dan bermasyarakat.
  • Dalam lingkungan SMA sederajat, terdapat sebuah organisasi siswa internal sekolah (OSIS) yang beranggotakan seluruh siswa. Di bawah koordinasi organisasi tersebut muncul organisasi-organisasi yang berbasis kegiatan ekstra kurikuler yang diselenggarakan oleh sekolah tersebut.
  • Di Banjarnegara, dalam kaitan pendidikan lingkungan hidup, organisasi sekolah yang selama ini mempunyai kiprah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan antara lain adalah Organisasi Pencinta alam dan Organisasi Kepanduan (Pramuka). Pertanyaan yang timbul adalah bagaimana peran organisasi sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan?

Pembahasan

  1. Organisasi Sekolah
    Organisasi sekolah adalah organisasi yang bernaung di bawah institusi pendidikan (sekolah) yang pelaksanaan kegiatannya dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pendidikan di sekolah tersebut.
  2. Pelestarian Lingkungan
    Pelestarian lingkungan adalah segala daya upaya manusia untuk melestarikan lingkungan di mana dia hidup. Kegiatan ini meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyadaran manusia tentang tanggung jawab terhadap lingkungannya.
  3. Keterkaitan Organisasi Sekolah dan Pelestarian Lingkungan
    Organisasi sekolah adalah organisasi yang bernaung di bawah institusi pendidikan tentunya mempunyai kepentingan langsung dalam upaya pelestarian lingkungan, karena melalui organisasi sekolah maka pendidikan tentang kelestarian lingkungan bisa dilaksankan secara lebih efektif.
  4. Ketimpangan dalam orientasi kegiatan pendidikan
    Dari beberapa kasus yang ditemui terdapat ketimpangan dalam orientasi pendidikan khususnya di lingkup sekolah. Contoh kasus yang terjadi adalah adanya kesulitan untuk perijinan dari sekolah untuk kegiatan petualangan. Kasus ini sebenarnya berakar dari konsep kegiatan yang terkesan lebih berorientasi pada aspek rekreatif dan kurang mengedepankan aspek edukatif..Padahal sesuai statusnya sebagai pelajar tentunya aspek edukatif seharusnya menjadi pondasi utama dalam desain kegiatannya. Dari sisi pendidik juga muncul persepsi yang mengatakan bahwa proses pendidikan dinyatakan berhasil dengan menggunakan parameter nilai ujian. Dari hal tersebut maka perlu diselaraskan antara orientasi kegiatan ekstra kurikuler siswa dan kegiatan Ko kurikuler yang diberlakukan oleh sekolah.
  5. Organisasi Pencinta Alam Sekolah…??
    Dengan keberaniannya menyandang nama sebagai "Pencinta Alam", organisasi ini tentunya dituntut lebih pro aktif sebagai pionir dalam upaya pelestarian lingkungan khususnya di lingkungan sekolah masing-masing, sebagai bukti kecintaannya kepada alam.
    Hal ini bukan berarti organisasi ini yang paling bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan di sekolah, tetapi juga tanggung jawab dari semua elemen di sekolah.
  6. Program kerja organisasi sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan
    Upaya pelestarian lingkungan di sekolah dapat dituangkan dalam program kerja organisasi sekolah. Dari sekian banyak program yang dapat dilakukan, diantaranya adalah :
  7. Melaksanakan program-program kegiatan yang berbasis lingkungan
    Kegiatan sosialisasi, penghijauan sekolah, program kebersihan lingkungan, dan. Pada prinsipnya, kegiatan yang dirancang tidaklah hanya sisi seremonial yang diutamakan, tetapi dijadikan sebagai sebuah budaya di lingkungan sekolah masing-masing, sehingga program ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan dapat melibatkan seluruh elemen pendidikan di lingkungan sekolah.
  8. Mendesain kegiatan ekstra kurikuler yang selaras dengan kegiatan ko kurikuler
    Bila kita melihat di daerah lain seperti halnya di lakukan oleh Pemda Manado dalam upaya untuk memasukkan kurikulum tentang pelestarian lingkungan dalam kurikulum pendidikannya, tentunya kita tidak bisa tinggal diam begitu saja. Banyak hal yang bisa kita lakukan dari hal yang terkecil untuk mengarah ke hal tersebut, salah satunya dengan membuat desain kegiatan yang mensinergiskan antara kegiatan ko kurikuler dan kegiatan ekstra kurikuler.
Desain yang dimaksud adalah :
  • Bentuk kegiatan yang lebih mengedepankan aspek edukatif daripada aspek rekreatif.
  • Kegiatan tersebut menjadi sebuah wahana untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kegiatan ko kurikuler sebagai bentuk dukungan secara langsung terhadap kegiatan akademis.
  • Program kerja kegiatan yang disesuaikan dengan program kerja sekolah
  • Desain kegiatan yang mengarah kepada pengembangan prestasi
  • Adanya sistem perencanaan dan pelaporan secara tertulis dalam seluruh kegiatan yang dilaksanakan yang dikoordinasikan dengan pihak sekolah
  • Menyelenggarakan kegiatan yang relatif rendah biaya, tetapi mempunyai nilai efektivitas yang tinggi.
Contoh-contoh kegiatannya adalah :
  • Organisasi Sekolah
    Kelompok Pencinta Alam Padmanaba SMA N 3 Jogjakarta berinisiatif melaksanakan kegiatan Susur Sungai Code dari mulai hilir sampai di hulu sungai di daerah Babarsari. Setiap 1 kilometer mereka mengambil sample air kali code dan melakukan pengamatan fisik tingkat kepadatan penduduk bantaran sungai dan pengamatan biota sungai. Hasil dari observasi tersebut dibawa ke sekolah dan sample air diteliti di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan populasi penduduk di titik tertentu sangat mempengaruhi kualitas air sungai, yang pada gilirannya tentu sangat berpengaruh terhadap biota sungai di titik tersebut. Hasil penelitian tersebut diikutkan pada lomba karya ilimiah remaja tingkat nasional dan mendapat Juara 1.
  • Organisasi Kampus
    • Pencinta alam Matala Biogama melakukan penelitian vegetasi dan biota di gua-gua atau gunung-gunung di wilayah seluruh Indonesia
    • KPALH Setrajana melaksanakan penelitian sosial mengenai cara hidup masyarakat pinggiran hutan di pulau Bawean (Perairan Laut Jawa, 150 km dari pelabuhan Gresik, Ja-tim), yang mengancam kelestarian satwa endemik yaitu Rusa Bawean.
    • Pecinta Alam Gegama (Fakultas Geografi), melakukan kegiatan latihan pemetaan di gunung-gunung.
    iatan-kegiatan tersebut diatas didukung dengan pendanaan dari fakultas, dan bagi yang sedang melaksanakan tugas akhir dapat dijadikan sebagai bahan skripsi.Keg

Penutup..!!


Dari pemaparan diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan, bahwa peran organisasi sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan dapat diwujudkan dalam berbagai hal. Namun hal ini tentunya akan berjalan secara efektif apabila dukungan dari pihak sekolah dan seluruh instansi pemerintah juga mendukungnya.
Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh organisasi sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan adalah dengan membuat program kegiatan yang berbasis lingkungan dan membuat desain kegiatan yang mensinergiskan/menyelaraskan kegiatan ekstra kurikuler dan kegiatan ko kurikuler.
Upaya pelestarian lingkungan di lingkup sekolah dititikberatkan pada bentuk nyata sebagai bentuk nyata dari kesadaran atas kelestarian lingkungan, dan bukan dalam bentuk-bentuk simbolis dan seremonial saja, yang tentunya dapat melibatkan seluruh elemen sekolah.
Take Action Now…!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...