Jumat, 18 Maret 2011

ADA KOLAM HIJAU DI KUTUB SELATAN




                Ternyata efek pemanasan global nggak selamanya 
berimbas buruk di kawasan kutub. Buktinya, masih ada juga 
anugerah dari pemanasan global. Sebuah kolam memunculkan
 kehidupan di antara es di kutub selatan. Kolam tersebut dikelilingin
 oleh es yang berwarna putiih, tapi airnya berwarna hijau, kok bisa (?)

            Ternyata usut punya usut, warna hijau tersebut merupakan imbas
 klorofil dari ganggang yang terdapat dikolam tersebut. Di kolam itu juga
 ada kehidupan krustasea kecil, akan dan larva udang. Kalo kata kepala
 ilmuwan Amundsen Sea Polynya Internastional Research ( ASPIRE )
, Patricia Yager, jumlah klorofil tersebut lebih banyak dibanding beberapa
 tempat di sungai Amazon. Kalo perairan seperti ini ( disebut polynya )
 biasanya kaya akan nutrisi dan jadi tempat bernaungnya para binatang.






            Poly-nya bisa terbentuk karena angin yang meniup bongkah es
 dan air hangat mencairkan es. Ketika es mencair, nutrisi turut terlepas
 ke laut. Nutrisi yang kebanyakan penting bagi tumbuhan itu membuat
 ganggang berkembang. Menurut Yager, ledakan jumlah genggang ini
 bisa jedi anugerah kerena ganggang melahap karbon dioksida akibat
 efek rumah kaca.







            Cuma masih satu sisi aja nih. Kalo sampe ganggang menjadi makanan
 bagi zoonplankton yang melepaskan karbon dioksida ke atmosfer saat bernapas,
 dimata Yager, bakteri yang mengurai ganggang akan mati dan mengubah karbon 
menjadi karbon dioksida. Untuk saat ini, kolam polynya merupakan hal yang baik 
bagi iklim bumi karena mereka memerangkap kerbon. (sumber: kompas.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...